Jalan Hidupku
BAB
1
Seorang
Laki-laki Bernama Alex Lahir di Gaza
Pada 1 Juni 2000 telah lahir
anak laki-laki dari sepasang suami istri, anak tersebut bernama Alex Jaafar Anggara. Alex
lahir dengan keadaan yang sehat. Papa dan mamanya sangat banagia karena buah
hatinya lahir dengan sehat dan selamat.
BAB
2
Alex
Hidup Bersama Keluarganya dengan Sederhana
Ketika Alex berumur empat tahun,
Alex pindah ke Indonesia. Papa dan mama Alex berasal dari Indonesia, mereka di
Gaza karena merantau. Di Indonesia, Alex dan keluarganya hidup dengan
sederhana. Mereka hidup berempat karena saat Alex berumur dua tahun ia memiliki adik yang bernama Velia Batari atau sekarang yang biasa dipanggil Lili.
BAB
3
Alex
dan Temannya Belajar untuk Tes UTBK
Alex bersekolah di SMA Garuda,
sekarang ia duduk di bangku kelas 12. Kelas 12 adalah masa-masa dimana harus
belajar dengan giat agar diterima di PTN impian. la belajar untuk tes UTBK
bersama teman-temannya.
BAB
4
Alex
Pergi ke Cafe
Sepulang sekolah, Alex merasa
suntuk di rumah. Ia akhirnya memutustan untuk pergi ke cafe. Di cafe, ia
memesan teh dan roti panggang. Sambil menunggu pesanannya datang, ia membaca
buku-buku yang dibawanya dari rumah.
BAB
5
Alex
Bertemu Seseorang dari Masa Lalu
Tiba-tiba Rafa yang merupakan
teman Alex di masa lalu berada di cafe yang sama. Alex dan Rafa akhirnya
bertemu. Rafa dan Alex merupakan teman dekat saat SMP, namun
ada kesalahpahaman yang membuat hubungan mereka renggang.
BAB
6
Alex
Berdebat dengan Seseorang dari Masa Lalu
Rafa menghampiri Alex, Alex yang
merasa tidak nyaman dengan kehadiran Rafa hanya diam saat dihampiri Rafa. Rafa
menyapa Alex, akhirnya mereka berbincang-bincang. Tapi saat membahas suatu hal
yang menyangkut masa lalu ada perdebatan diantara mereka.
BAB
7
Pacar
Alex Bertemu dengan Adik Alex
Pada suatu hari di salah satu
mall, Karin yang merupakan pacar Alex bertemu dengan Lili. Lili
bersama mamanya menghampiri Karin yang sedang memilih skincare di salah satu
toko. Mereka akhirnya saling menyapa dan memutuskan makan bersama di salah satu
restoran dalam mall.
BAB
8
Papa
Alex Meninggal
Keesokan harinya, tiba-tiba papa
Alex merasakan sakit yang luar biasa pada jantungnya. Setelah mengetahui hal
tersebut Alex segera membawa papanya ke rumah sakit terdekat. Ternyata papa
Alex harus dioperasi secepatnya, Alex dan mamanya pun setuju-setuju saja karena
berharap setelah dioperasi papa Alex akan sembuh dan bisa beraktivitas seperti
semula. Namun operasi yang dilakukan pada papa Alex gagal dan membuat papa Alex
meninggal.
BAB
9
Ibu
Alex Membaca Surat-surat
Kerabat-kerabat Alex takziah ke
rumah Alex, mereka turut berduka cita atas kepergian papanya Alex. Setelah pemakaman,
mama Alex masih lemas karena tidak menyangka suaminya akan pergi secepat itu.
Alex memberi surat-surat dari papanya kepada mamanya, lalu mamanya mulai
membaca surat-surat dari suaminya.
BAB
10
Sebuah
Rahasia Terungkap dari Alex
Saat mama Alex membaca
surat-surat dari suaminya, ia menangis tersedu-sedu. Alex memberi tahu mamanya
jika sebenarnya Alex mengetahui penyakit yang diderita papanya selama ini. Saat
mengetahui rahasia besar tersebut, mama Alex tentunya kecewa dengan Alex karena
sudah menyembunyikan rahasia sebesar itu dari mamanya.
BAB
11
Pacar
Alex Sakit
Hari demi hari pun berlalu,
tiba-tiba Alex dichat pacarnya. Pacarnya meminta Alex menjemputnya karena pacarnya
hampir pingsan saat berkumpul dengan teman-temannya. Akhirnya Alex mengantar
pacarnya ke rumah sakit, ternyata pacarnya sakit radang lambung karena sering
telat makan. Setelah selesai menebus obat, pacar Alex atau yang biasa dipanggil
Karin diantar pulang oleh Alex.
BAB
12
Hari
Pengumuman Hasil Tes UTBK
Tiba dimana hari pengumuman hasil
tes UTBK. Karin sangat gelisah karena takut tidak diterima di kampus impiannya.
la terus mengklik tombol enter pada laptopnya, padahal waktu pengumuman masih
kurang sepuluh menit lagi. Alex yang melihat Karin terus gelisah berinisiatif membuatkan
teh untuk Karin agar Karin merasa lebih tenang. Karin pun meminum teh buatan
Alex. Akhirnya jam menunjukkan pukul tiga sore, itu artinya pengumuman hasil
tes UTBK sudah bisa diakses. Alex dan Karin membuka pengumuman tersebut dengan
jantung yang berdebar-debar. Saat hasil UTBK sudah terpampang lebar di layar
laptop, ternyata mereka diterima di kampus impiannya masing-masing. Mereka
menangis terharu karena kegigihan mereka dalam belajar ternyata membuahkan hasil.
BAB
13
Mama
Alex Tersenyum
Alex pulang ke rumahnya, Alex
memberi tahu mamanya jika ia diterima di kampus impiannya. Mamanya tersenyum
lebar lalu memeluk Alex saat mendengar kabar baik tersebut. Mama Alex bangga
dengan anaknya karena sudah berhasil masuk ke kampus yang diimpikan.
BAB
14
Alex
Membeli Kue untuk Mama
Hari Minggu pagi, Alex dan Lili
berjalan-jalan di taman kompleks mereka. Ternyata di depan taman kompleks mereka
ada toko kue baru yang belum pernah mereka lihat. Lili dan Alex baru ingat jika
hari ini mamanya ulang tahun, mereka berinisiatif membelikan kue untuk mamanya.
BAB
15
Sebuah
Perayaan untuk Mama
Siang harinya, Lili dan Alex
pergi ke mall untuk membelikan mamanya kado. Mereka bingung akan membeli kado
apa untuk mamanya, lalu Lili menyarankan kakaknya untuk membeli buket bunga
saja karena mamanya sangat menyukai bunga. Sesampainya di rumah, Alex dan Lili
memberikan kejutan untuk merayakan ulang tahun mamanya. Mamanya menangis karena
tidak menyangka anaknya sudah sebesar itu dan sudah bisa merayakan ulang tahun
mamanya tanpa bantuan orang lain. Selain itu, mamanya menangis karena baru kali
ini ia tidak merayakan ulang tahunnya dengan sang suami.
BAB
16
Alex
Melanjutkan Pendidikan di Jawa
Liburan panjang telah usai,
saatnya para mahasiswa mulai masuk kuliah. Alex kuliah di Jawa Timur, sedangkan
Karin kuliah di Depok. Alex memutuskan untuk ngekos saat kuliah di Jawa. Mamanya
dan Lili hanya berdua tinggal di Jakarta.
BAB
17
Alex
dan Pacarnya Menjalin Hubungan dengan LDR
Jarak yang jauh antara Depok dan
Jawa Timur mengharuskan mereka untuk menjalin hubungan dengan LDR. Sebenarnya
Alex sedih karena harus LDR dengan Karin, begitu pun sebaliknya. Alex akan
jarang bertemu dengan Karin, mereka hanya akan video call saat kangen satu sama
lain.
BAB
18
Alex
Berkelahi dengan Seseorang di Jawa
Hari pertama masuk kuliah,
mahasiswa baru pasti mengalami OSPEK. Namun, Alex malah bangun kesiangan.
Akhirnya saat di jalan Alex terburu-buru dan mengendarai motornya dengan kecepatan
diatas rata-rata, tidak sengaja Alex menabrak motor di depannya. Istri dari
pemotor yang ditabraknya mengalami luka berat. Pemotor yang ditabrak Alex tidar
terima jika istrinya mengalami luka berat hingga tak sadarkan diri, tanpa
aba-aba pemotor yang ditabrak Alex memukul Alex dan Alex membalas pukulan
tersebut sehingga terjadi perkelahian.
BAB
19
Alex
Membunuh Seseorang
Alex dan pemotor yang ditabraknya
membuat perkelahian yang sangat hebat. Warga sekitar sampai kewalahan
melerainya. Warga sudah memanggil ambulans, namun ambulans tidak kunjung
datang. Istri dari pemotor yang mengalami luka berat tidak segera mendapat
pertolongan, akhirnya meninggal di tempat kejadian. Pemotor yang berkelahi
tersebut langsung diam saat warga berkata jika istrinya sudah meninggal.
BAB
20
Alex
Dijatuhi Hukuman Penjara Selama Enam Tahun
Pemotor tidak terima jika
istrinya meninggal karena ditabrak Alex. Pemotor tersebut melaporkan Alex ke kantor
polisi. Lalu polisi menindaklanjuti masalah tersebut dan Alex ditetapkan
bersalah. Akhirnya Alex dijatuhi hukuman penjara selama enam tahun.

Komentar
Posting Komentar